Sikat gigi setelah makan
Mungkin Anda sering dengar bahwa sebaiknya menyikat gigi sehari dua kali, yaitu saat bangun tidur dan sebelum tidur. Namun ternyata, jika Anda ingin terhindar dari gigi berlubang disarankan Anda menyikat gigi setidaknya setiap kali sesudah makan. Namun jika Anda tidak selalu bisa menyikat gigi setiap setelah makan, setidaknya berkumur dengan menggunakan air untuk menghilangkan sisa makan dari mulut.
Bersihkan gigi dengan berkumur
Selain menyikat gigi, berkumurlah dengan menggunakan cairan pembersih mulut. Berkumur hampir cukup ampuh untuk menghilangkan plak dan bakteri dari dalam mulut. Berkumur tidak kalah pentingnya dengan menyikat gigi. Plak menghasilkan asam yang dapat menyebabkan gigi berlubang, yang jika dibiarkan dapat mengganggu gusi. Akhirnya, tidak hanya gigi yang bermasalah, tapi juga gusi Anda. Dengan berkumur, maka bagian mulut yang tidak tercapai oleh sikat gigi dapat dibersihkan.
Gunakan pasta gigi yang mengandung fluorida
Gigi Anda memerlukan perlindungan dari bagian enamel gigi, lapisan keras terluar gigi. Fluorida dapat melindungi gigi Anda dari senyawa asam yang dapat menyebabkan kerusakan gigi dengan mencegah bakteri pada plak gigi memproduksi zat asam ini. Fluorida juga bisa meningkatkan perbaikan lapisan enamel sehingga memperkokoh pertahanan enamel. Namun untuk anak-anak, sebaiknya Anda konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter Anda. Berapakah batas aman anak menggunakan pasta gigi berfluorida. Karena jika berlebihan, fluorida juga tidak baik untuk kesehatan anak Anda.
Periksakan kesehatan gigi dan mulut secara rutin ke dokter
Melakukan pemeriksaan rutin bisa menjadi salah satu cara untuk menghindari gigi berlubang dan sebagai langkah perawatan gigi yang baik. Karena dengan begitu, jika terjadi sesuatu dengan gigi Anda, akan lebih mudah terdeteksi lebih awal. Jika kondisi gigi menunjukkan bahwa gigi rentan berlubang, dokter akan memberikan perlindungan lebih kepada gigi berupa sealant. Sealant adalah jaket pelindung gigi yang dapat melindungi enamel gigi dari zat asam dan plak yang dapat menyebabkan kerusakan gigi.
Hindari makanan penyebab gigi berlubang Melakukan beberapa langkah perawatan gigi di atas tidak cukup jika Anda tidak menghindari makanan yang menyebabkan gigi berlubang. Misalnya makanan manis dan makanan yang dapat menempel di celah gigi Anda (permen, kue, keripik). Karena ketika Anda mengonsumi makanan atau minuman selain air, hasilnya bakteri di dalam mulut akan memproduksi asam yang dapat merusak enamel gigi Anda. Selain menghindari makanan pemicu gigi berlubang, konsumsilah makanan yang baik untuk kesehatan gigi Anda. Seperti sayuran, buah, kopi tanpa gula, dan teh. Anda juga bisa mengganti permen kesukaan Anda dengan permen karet yang dapat membantu dalam membersihkan sisa partikel makanan dari dalam mulut.